NOVEL JAYANTAKA

N1

Jayantaka harus bertemu dengan seorang Guru Sufi Misterius. Dan proses penggemblengan pun terjadi. Ia tersedot ke dalam perang tanding antara kerajaan Nagur (Suku Simalungun) dengan Samudera Pasai yang masih berkerabat.

Takdirnya belum tunai jika belum menyerahkan benda pusaka Tatar Sunda ke kerajaan Matahari Timur.

 

Untuk Pembelian Novel Sejarah Bisa Menghubungi:

Marsaulina Pandiangan: 08129855181  

David: 081384527122

NOVEL SRIWIJAYA

N2

Tidak mudah menjadi bagian keluarga Lingkar Laksman. Wira puak Melayu ini telah bersumpah senantiasa melindungi wangsa Syailendra. Sementara tugas kemaharajaan Sriwijaya melayani 108 kadatuan Banjaran Nagara sungguh penuh resiko. Setiap tindakan selalu menuai reaksi positif dan negatif. Beruntung mereka dibimbing seorang Resi dan memiliki mandala penopang agar bisa tetap berjaya – sepanjang diindahkan! Rupanya dendam tujuh turunan keluarga Kandra Kayet masih terus membayangi keluarga Tandrun Luah (Lingkar Laksman). Tak ada pilihan, penghukuman mesti dituntaskan.

Untuk Pembelian Novel Sejarah Bisa Menghubungi:

Marsaulina Pandiangan: 08129855181  

David: 081384527122

 



Monthly Archives: Juni 2014

10 BUTIR RUMUSAN KEPENTINGAN SIMALUNGUN ADALAH VISI EKSISTENSINYA SEBAGAI SIPUKKAH HUTA – bagian 1   Layaknya sebuah Negara, apa yang menjadi ‘kepentingannya’ tentulah harus sudah termaktub dalam konstitusi dan falsafah Negara tersebut. Begitu juga dalam konteks sebuah Suku seperti Simalungun. Sayangnnya, kita hingga kini belum pernah merumuskannya, sehingga saya mencoba menawarkan rumusan KEPENTINGAN SUKU SIMALUNGUN Baca . . .

Ahap Simalungun Sebagai Jati Diri, Ciri dan Pemersatu Suku Simalungun dalam Menghadapi Berbagai Persoalan   Sanina, botou pakon haganup orangtua nami na hinaholongan. Domma buei hasoman na mambere pandapot atap penafsiran pasal aha do na imaksud “Ahap Simalungun” ai. Halani ai, marsuttabi ma lobei hanami halani sihol namin diri homa mambere pandapot atap penafsiran pasal Baca . . .

 LIMA PILAR STRUKTUR SOSIAL SUKU SIMALUNGUN    Tak cukup seribu hari, seribu tahun berbincang-bincang pasal Hasimalungunonta – tentang Simalungun kita. Lahir sebagai orang Simalungun atau lahir di bumi Simalungun adalah merupakan berkah, kenyataan hidup, keniscayaan yang harus disyukuri, dilakoni. Malas uhur – patut bersukacita. Sekali lagi, izinkan saya menafsirkan makna Hasimalungunan sebagai hasil permenungan dan Baca . . .

 Hita Do Sjolom Suhul Ni Pisou Bermakna Pentingnya Peran Kepemimpinan Suku Simalungun sebagai Keturunan Sipukkah Huta di Kabupaten Simalungun   Makna       Sebelum hita mamungkah parbualanta on – kita memulai pembicaraan ini – sebaiknya kita kutip dulu apa kiranya makna atau arti budaya itu. Budaya – buddayah (sansekerta), yang maknanya merujuk pada keberadaan akal dan budi. Dari Baca . . .

FALSAFAH SIMALUNGUN SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI – BERGOTONG ROYONG DEMI TUJUAN MULIA FALSAFAH ‘SAPANGAMBAI MANOKTOK HITEI’ sering kita dengar. Kalimat Ini adalah khas dari suku Simalungun, maknanya begitu dalam dan filosofis. Saya mencoba menerjemahkan ungkapan atau pesan kearifan lokal ini sebagai berikut: “Bergotong-royong demi tujuan mulia.”  Pengertian Saya… Dalam kata “gotong-royong” ini telah mencerminkan spirit ‘kesadaran Baca . . .