Jayantaka (Novel Sejarah)

Namanya Jayantaka. Dharmanya memang sebagai prajurit, namun jiwanya lebih sebagai pertapa. Batinnya berkonflik. Eyang gurunya, merupakan salah satu penasihat Maharaja Kertanegara, mendorongnya ikut dalam Ekspedisi Pamalayu ke Svarnadvipa– Sumatera.

Dalam petualangannya, ia bertemu dengan para penguasa di sana. Ia terhenyak  dan tersadarkan degan adanya ‘benturan’ arus perkembangan zaman yang tiba di halaman kemaharajaan Sriwijaya–yang  telah kehilangan taringnya. Para mpu dan raja gusar. Bukan soal rempah semata, akan tetapi kedatangan ‘agama’ baru, pola hidup baru, pengetahuan baru, dan terlebih pengaruh kekhalifahan Islam dari utara telah menghentak Sriwijaya. Lalu, inikah alasan kenapa Maharaja Kertanegara perlu mengambil alih kepemimpinan di Dvipantara?

COVER_JAYANTAKA_FINAL

Jayantaka harus bertemu dengan seorang Guru Sufi Misterius. Dan proses penggemblengan pun terjadi. Ia tersedot ke dalam perang tanding antara kerajaan Nagur (Suku Simalungun) dengan Samudera Pasai yang masih berkerabat.

Takdirnya belum tunai jika belum menyerahkan benda pusaka Tatar Sunda ke kerajaan Matahari Timur.

Penasaran? Silahkan nikmati petualangan Tokoh Jayantaka pada novel: Jayantaka, Sang Ksatria Pamalayu, Indiepublishing, oleh David Ezsar Purba, Depok: 2012. Atau kunjungi Website kami di: https://www.davidpurba.com. Twitter: @DavidEzsar.