Pengalaman Meditasi Mengelola Sifat dan Cara Kerja Pikiran

Pengalaman Meditasi

Inilah Pengalaman 25 Tahun Mempraktikkan Meditasi Holistik NSE. Sebuah Metode yang Tahu Persis Bagaimana Memahami, Mengelola, dan Membersihkan Sifat dan Cara Kerja Mind 

 

 

PIKIRAN SULIT BERHENTI? Mungkin karena Anda belum mengenali Sifat dan Cara Kerjanya. Pernahkah Anda mengalami kondisi seperti ini? Saat tubuh sudah berbaring di tempat tidur, namun pikiran terus bekerja. Percakapan yang terjadi tadi siang diputar kembali. Kekhawatiran tentang pekerjaan esok hari muncul silih berganti. Belum lagi rasa kecewa, marah, takut, atau cemas yang datang tanpa diundang.

Banyak orang mengira dirinya sedang menghadapi masalah kehidupan. Padahal, sering kali yang sebenarnya sedang dihadapi adalah Sifat dan Cara Kerja Pikiran yang belum dipahami.

Ya, setidaknya itu yang Penulis alami. Selama lebih dari 25 tahun Penulis Mempraktikkan Meditasi Holistik NSE (Neo Self Empowerment), Penulis baru menyadari bahwa kualitas hidup sangat dipengaruhi oleh kemampuan seseorang mengenali pikiran dan perasaannya (mind) sendiri. Kesadaran inilah yang mendorong Penulis menulisk buku Meditasi Holistik NSE ini sebagai catatan pengalaman sekaligus undangan bagi siapa saja yang ingin belajar mengelola mind-nya sendiri.

Dan metodenya pun ada loh… Sebab, hanya setelah kita mampu mengelolanya, kita baru bisa merasakan dan mengalami kejernihan, ketenangan dan kestabilan emosi itu. Dan bukan sebelumnya. Tidak pernah sebelumnya….

 

Meditasi adalah Latihan Mengenal Diri, Bukan Sekadar Duduk Diam

Sebagian orang membayangkan meditasi sebagai aktivitas untuk mengosongkan pikiran. Sebagian lagi menganggap meditasi hanya dilakukan oleh kalangan tertentu. Apa iya?

Namun, pengalaman Penulis justru menunjukkan hal yang berbeda. Padahal sifat dan cara kerja metode meditasi itu sangat universal loh. Meditasi adalah latihan kesadaran. Latihan untuk mengenali apa yang sedang terjadi di dalam diri tanpa terburu-buru menolak, menghakimi, atau mengikuti setiap pikiran yang muncul.

Meditasi bukanlah usaha melarikan diri dari kehidupan. Sebaliknya, meditasi adalah latihan untuk hadir sepenuhnya dalam kehidupan. Kita belajar melihat pikiran, perasaan, dan berbagai pengalaman batin sebagaimana adanya, tanpa tergesa-gesa menolak ataupun mengikutinya.

Dalam Metode NSE, meditasi bukan sekadar teknik relaksasi. Meditasi adalah proses pemberdayaan diri (self empowerment), yaitu mengakses kesadaran (yang sudah ada di kedalaman diri) agar kita tidak lagi diperbudak oleh kebiasaan berpikir dan bereaksi secara otomatis. Dari kesadaran inilah lahir kejernihan, ketenangan, dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Pikiran memang akan tetap muncul. Emosi juga tetap hadir. Dan keduanya tidak terpisahkan, merupakan satu kesatuan yang utuh. Yang berbeda adalah cara kita berhubungan, memperlakukan semuanya yang ada di dalam diri kita.

Inilah mengapa meditasi tenangkan pikiran bukan berarti membuat pikiran berhenti, melainkan membuat kita tidak lagi mudah diperbudak oleh isi pikiran itu sendiri. Menarik bukan? Nah, selanjutnya mari kita pahami dulu…

 

Sifat dan Cara Kerja Pikiran Menurut Metode NSE

Salah satu hal yang paling menarik dalam Metode Neo Self Empowerment (NSE) yang diperkenalkan oleh Maharishi Anand Krishna adalah cara kita memandang mind itu sendiri. Dan mind bukanlah otak. Otak, jejaring saraf dan reaksi kimia dalam tubuh – berupa hormon, adalah alat ekspresi, cermin dan jejak biologis mind dalam tubuh kita. Sampai di sini, sudah mulai menemukan adanya perbedaan pemahaman, bukan?

Dalam Metode NSE, mind dipahami sebagai Gugusan Pikiran dan Perasaan – Maharishi Anand Krishna, berupa: ingatan, kebiasaan, persepsi, halusinasi, delusi, amarah, dendam, suka, tidak suka, kesal, imajinasi, khayalan, cemburu, obsesi/keinginan, harapan, cinta dan lain sebagainya, dan kecenderungan-kecenderungan lainya yang terus berubah sepanjang hidup manusia.

Pemahaman ini, berasal dari Kebijakan Timur yang Legendaris, hasil dari penemuan para bijak, para visioner masa lampau. Kita menyebut mereka para Rishi. Pengetahuan sejati ini adalah hasil eksperimen dan penelitian mereka dalam waktu yang panjang sekali. Jadi, Peradaban Timur telah lebih dulu melakukan eksplorasi mendalam tentang apa itu mind, serta kompleksitas diri manusia.

Kemudian Maharishi Anand Krishna, menggali dan meracik Metode NSE ini untuk kebutuhan Manusia Modern Indonesia yang memiliki keunikan dan ciri khas sebagai penduduk Nusantara yang berada di wilayah khatulistiwa. Keunikan ini lahir dari pengaruh iklim, lingkungan, budaya, kebiasaan hidup dan lain sebagainya.   

Sekarang, mari kita perhatikan Sifat dan Cara Kerja Pikiran itu sendiri:

  • Ia bersifat dualitas.
  • Bersifat tenang, dinamis, dan malas.
  • Tidak statis, selalu bergerak. Mudah berpindah dari satu objek ke objek lain.
  • Penyimpan memori yang luar biasa.
  • Dipengaruhi pengalaman masa lalu.
  • Dipengaruhi kesan-kesan terhadap segala pengalaman.
  • Dipenuhi proyeksi tentang masa depan.
  • Pikiran bisa dikendalikan emosi – logika bisa dikalahkan emosi.
  • Di atas mind masih ada lembaga Buddhi/Inteligensi yang bisa mengendalikannya – lebih berkuasa.

Ketika seseorang belum mengenali sifat dan cara kerja mind ini, maka ia akan sering menganggap semua isi pikiran dan emosinya sebagai kebenaran mutlak. Sesuatu yang tidak bisa diubah. Padahal, tidak setiap pikiran perlu dipercaya dan tidak setiap emosi harus langsung diikuti.

Dan latihan-latihan meditasi membantu mengenali mind lebih dalam lagi, lebih akrab dan intens. Tujuannya: untuk menciptakan jarak antara “diri yang sadar” dengan arus pikiran dan emosi tersebut. Dari sinilah lahir kemampuan memilih respons yang tepat dan tidak tepat; mulia atau tidak mulia; menyenangkan atau membahagiakan dan lain sebagainya.

 

Pengalaman Meditasi
Pengalaman Meditasi Mengelola SIFAT dan CARA KERJA PIKIRAN DAN EMOSI (MIND) dengan Metode Meditasi Holistik NSE.

 

Pernah Menduga bahwa Akar Masalahnya adalah Sifat dan Cara Kerja Pikiran Itu Sendiri?

“Mengapa pikiran saya tidak pernah berhenti?” Pertanyaan sederhana itu pernah Penulis ajukan kepada dirinya sendiri bertahun-tahun yang lalu. Saat itu Ia menyadari bahwa kelelahan bukan hanya berasal dari pekerjaan atau aktivitas sehari-hari. Yang jauh lebih melelahkan adalah pikiran yang terus bergerak, memutar ulang masa lalu, mengkhawatirkan masa depan, lalu menghadirkan berbagai emosi yang silih berganti.

Penulis kemudian secara tidak terduga bertemu dengan latihan Meditasi Holistik NSE (Neo Self Empowerment). Perjalanan itu ternyata tidak berlangsung hanya selama beberapa minggu atau beberapa bulan. Namun Penulis masih terus belajar hingga hari ini, setelah 25 tahun mempraktikkan meditasi secara konsisten.

Selama perjalanan tersebut, Ia menemukan satu pelajaran yang sangat berharga. Menurutnya, sering kali kita mengira sedang berhadapan dengan masalah kehidupan, padahal yang sebenarnya sedang kita hadapi adalah sifat dan cara kerja pikiran yang belum kita pahami.

Kesadaran inilah yang mengubah caranya untuk melihat diri sendiri, menghadapi tekanan hidup, mengelola emosi, dan mengambil keputusan. Pengalaman tersebut kemudian Penulis rangkum dalam buku Meditasi Holistik NSE agar siapa pun yang sedang mencari ketenangan dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai latihan Meditasi NSE berdasarkan pengalaman nyata, bukan sekadar teori.

Jika Anda pernah merasa pikiran sulit berhenti, emosi mudah meledak, atau hidup terasa dipenuhi kekhawatiran yang berulang, semoga pengalaman yang Penulis bagikan melalui buku ini dapat menjadi awal perjalanan Anda untuk mengenali diri sendiri dengan lebih dalam.

 

Keunikan Meditasi Holistik NSE

Selama mempelajari dan membandingkan berbagai pendekatan meditasi yang ada, Penulis menemukan bahwa salah satu Kekuatan Meditasi NSE adalah cara pandangnya yang holistik dan universal.

Metode ini tidak hanya mengajak seseorang memperhatikan pikiran dan emosi lebih akrab, tetapi juga memahami bahwa manusia terdiri atas berbagai dimensi/lapisan diri yang saling memengaruhi, terkait, yaitu adanya: lapisan fisik, energi, mental-emosional, intelegensi (bukan intelek), dan spiritual.

Metode ini bekerja secara sistematis, padu dan utuh karena memiliki:

  1. Teknik Koreksi Napas untuk mengembalikan ritme napas yang alami dan sehat.
  2. Teknik Relaksasi bagi fisik dan mind untuk melepaskan ketegangan dan ketidaknyamanan.
  3. Teknik Katarsis, cleansing terhadap sampah-sampah negatif energi dan
  4. Teknik Penyelarasan Diri dengan alam.
  5. Teknik Mengamati Mind lebih dalam.

Dapatkah Anda membayangkan apa dampak dari semua terapi ini? Mari kita coba pahami bahwa tujuan dari semua pendekatan ini adalah untuk mengakses, memunculkan inteligensi/buddhi dan kesadaran diri. Dalam kondisi seperti inilah – hanya setelah mengakses intelegensi/buddhi, kita baru bisa membangun keseimbangan hidup secara menyeluruh.

Ketika tubuh lebih relaks, energi menjadi lebih seimbang. Ketika energi lebih harmonis, pikiran lebih mudah tenang. Ketika pikiran lebih jernih, seseorang dapat mengambil keputusan dengan lebih bijaksana. Jadi, seluruh aspek tersebut saling berkaitan.

Sampai di sini, masihkah kita beranggapan bahwa masalah mental-emosional bisa dikelola secara sepotong-sepotong? Atau hanya dengan mendengarkan keluhan kita semata?

 

Pengalaman Meditasi
Sedang mengalami: stres,depresi, trauma, overthinking, bipolar, obesitas, sulit tidur, mudah marah, tidak percaya diri dan lain sebagainya… Silakan gunakan Buku Baru ini sebagai cermin untuk mengatasi masalah-masalah Mental Health tersebut.

 

Pengalaman 25 Tahun Mempraktikkan Meditasi Metode NSE

Banyak orang bertanya kepada Penulis, “Apa manfaat terbesar yang didapat setelah berlatih meditasi selama puluhan tahun?”

Jawabannya sederhana. Bukan karena hidup menjadi tanpa masalah. Bukan. Melainkan karena Penulis belajar menghadapi masalah dengan cara yang berbeda. Dulu Ia mudah bereaksi terhadap berbagai keadaan. Ketika menerima kritik, emosi cepat muncul. Saat menghadapi ketidakpastian, pikiran dipenuhi kekhawatiran. Dan perubahan sikap hidup ini bisa terjadi karena Ia melakukan latihan yang terus-menerus.

Bukan berarti rasa bosan, merasa sudah cukup, malas dan lain sebagainya tidak Ia alami lagi. Justru semua itu adalah tantangan yang mesti dilewati, diatasi. Kemudian Ia semakin mengenali pola dan sifat mind itu sendiri yang tidak mau dibersihkan, diperbaiki dan dikoreksi. Itu sebabnya, banyak para praktisi berhenti di tengah jalan. Kemudian ketika kondisinya kembali memburuk, mereka sudah memiliki mind yang lebih kuat, lebih sulit diatasi. Bahkan fisik pun sudah menderita parah.

Pelajaran seperti ini menjadi pengingat bagi Penulis. Agar selalu berhati-hati dan tetap disiplin berlatih meditasi. Jika ada masalah yang terjadi, Penulis belajar berhenti sejenak sebelum bereaksi. Mulai belajar mengamati emosi sebelum mengambil keputusan. Mulai belajar bahwa kejernihan sering muncul ketika pikiran tidak lagi dibiarkan berlari ke mana-mana. Tentu semua perubahan sikap ini tidak terjadi dalam semalam. Kondisi ini hanya bisa tumbuh perlahan melalui latihan yang sederhana, tetapi dilakukan dengan disiplin.

 

Masih Bingung Menghadapi Pikiran dan Emosi Sendiri?

Banyak orang sebenarnya tidak sedang kalah oleh keadaan. Namun karena mereka belum mengenali sifat dan cara kerja pikiran dan emosi itu sendiri. Sehingga kita belum mengerti bagaimana cara menjernihkan pikiran dan menstabilkan emosi. Sebaliknya, kita justru sering kalah oleh kecenderungan mind kita yang yang tidak relevan, tidak berguna lagi.

Banyak orang sedang lelah menghadapi pikiran dan emosi mereka sendiri. Anehnya, karena sifat pikiran dan emosi yang bila diberi “makan” malah semakin kuat, dan sulit dikendalikan.

Berdasarkan pengalaman Penulis, Metode Meditasi Holistik NSE telah mengajarkan pendekatan yang berbeda. Alih-alih melawan pikiran, kita malah diajak untuk mengenalinya lebih akrab. Alih-alih memusuhi emosi, kita belajar memahaminya.

Ketika kita sudah bisa memahami sifat dan cara kerja pikiran, baru setelah itu kita bisa mengakses kesadaran diri (Inteligensi dan Nurani). Kekuatan mind pun kemudian bisa dilampaui. Mind tidak lagi berkuasa penuh, dan sudah diambil alih oleh inteligensi/buddhi dan nurani. Sekarang, hidup bisa menjadi lebih dinamis dan berwarna….

 

Disiplin Berlatih adalah Kuncinya!

Seperti belajar memainkan alat musik atau berolahraga, meditasi juga membutuhkan konsistensi. Tidak ada metode yang mampu memberikan hasil hanya dengan membaca teori. Justru dengan latihan yang dilakukan secara teratur akan membantu kita membentuk kebiasaan baru dalam menghadapi segala tantangan hidup. Kesusahan hidup akan selalu ada, namun kita tidak beraduh-aduh lagi.

Banyak Praktisi akan merasakan perubahan diri secara bertahap bila disiplin, seperti:

  • Pikiran lebih jernih.
  • Emosi lebih stabil.
  • Kemampuan menghadapi tekanan meningkat.
  • Kualitas tidur lebih baik.
  • Hubungan dengan orang lain menjadi lebih sehat.
  • Muncul rasa damai yang lebih mendalam.

Perubahan-perubahan tersebut mungkin berbeda pada setiap orang. Namun satu hal yang hampir selalu sama adalah pentingnya kedisiplinan dalam berlatih.

 

Jadikan Pengalaman Ini sebagai Cermin

Buku ini bukan kumpulan teori yang disusun dari berbagai referensi. Namun merupakan hasil refleksi dari perjalanan panjang seorang praktisi yang berusaha memahami dirinya sendiri melalui latihan Meditasi Holistik NSE selama 25 tahun.

Penulis tidak mengajak para pembaca menerima setiap pengalamannya sebagai kebenaran mutlak. Sebaliknya, Penulis mengajak Anda untuk menjadikan pengalamannya tersebut sebagai cermin. Mungkin ada bagian yang mirip dengan pengalaman hidup Anda. Mungkin ada refleksi yang dapat memicu Anda untuk melihat diri sendiri dari sudut pandang yang baru – melihat dari dalam diri. Dan mungkin, dari sana lahir langkah kecil menuju perubahan yang lebih baik.

 

Mulailah dari Satu Langkah Kecil

Tidak ada perubahan besar tanpa langkah pertama. Jika selama ini Anda ingin memahami mind, ingin mencoba meditasi untuk menenangkan pikiran, atau ingin belajar mengelola emosi dengan pendekatan yang lebih holistik, buku ini dapat menjadi teman perjalanan yang tepat.

Di dalamnya Anda akan menemukan pengalaman nyata dari Penulis. Dapatkan penjelasan mengenai cara kerja mind menurut Metode NSE, serta refleksi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga buku ini bukan hanya menjadi bacaan, tetapi juga menjadi awal perjalanan Anda untuk membangun kejernihan pikiran, keseimbangan emosi, dan kualitas hidup yang lebih baik.

Karena sesungguhnya, perubahan terbesar tidak selalu dimulai dari mengubah dunia di sekitar kita. Perubahan itu sering kali justru dimulai ketika kita belajar mengenali, memahami, dan mengelola mind kita sendiri.

 

Doa Kita Bersama

Setelah lebih dari 25 tahun menjalani latihan Meditasi Holistik NSE, Penulis semakin yakin bahwa perjalanan mengenal diri tidak pernah benar-benar selesai. Setiap hari adalah kesempatan baru untuk belajar memahami pikiran, mengelola emosi, dan menjalani hidup dengan kesadaran yang lebih utuh.

Buku Meditasi Holistik NSE – Pengalaman 25 Tahun Mempraktikkan Meditasi Holistik NSE lahir dari perjalanan tersebut. Buku ini tidak menawarkan jalan pintas menuju kehidupan tanpa masalah. Sebaliknya, buku ini mengajak pembaca menempuh sebuah perjalanan yang realistis: mengenali diri, melatih kesadaran, dan bertumbuh sedikit demi sedikit melalui latihan yang konsisten.

Jika pengalaman yang Penulis bagikan mampu menginspirasi Anda untuk memulai satu langkah kecil hari ini, maka tujuan penulisan buku ini telah tercapai. Sebab perubahan besar hampir selalu berawal dari satu keputusan sederhana: bersedia mengenal diri sendiri dengan lebih jujur dan lebih sadar.

 

 

PEMESANAN BUKU: WA (ONLY) – 0813 1087 5301

 

Artikel Relevan: