NOVEL JAYANTAKA

N1

Jayantaka harus bertemu dengan seorang Guru Sufi Misterius. Dan proses penggemblengan pun terjadi. Ia tersedot ke dalam perang tanding antara kerajaan Nagur (Suku Simalungun) dengan Samudera Pasai yang masih berkerabat.

Takdirnya belum tunai jika belum menyerahkan benda pusaka Tatar Sunda ke kerajaan Matahari Timur.

 

Untuk Pembelian Novel Sejarah Bisa Menghubungi:

Marsaulina Pandiangan: 08129855181  

David: 081384527122

NOVEL SRIWIJAYA

N2

Tidak mudah menjadi bagian keluarga Lingkar Laksman. Wira puak Melayu ini telah bersumpah senantiasa melindungi wangsa Syailendra. Sementara tugas kemaharajaan Sriwijaya melayani 108 kadatuan Banjaran Nagara sungguh penuh resiko. Setiap tindakan selalu menuai reaksi positif dan negatif. Beruntung mereka dibimbing seorang Resi dan memiliki mandala penopang agar bisa tetap berjaya – sepanjang diindahkan! Rupanya dendam tujuh turunan keluarga Kandra Kayet masih terus membayangi keluarga Tandrun Luah (Lingkar Laksman). Tak ada pilihan, penghukuman mesti dituntaskan.

Untuk Pembelian Novel Sejarah Bisa Menghubungi:

Marsaulina Pandiangan: 08129855181  

David: 081384527122

 



 

Anand Krishna Tokoh Pembaharu Meditasi

 Belajar banyak dari Anand Krishna: tentang Meditasi, Spiritualitas, Budaya, Sejarah dll…

 

talkshow gramed~12

Anand Krishna Pembaharu Meditasi di Indonesia

 

davidpurba.comAnand Krishna merupakan Tokoh Pembaharu Meditasi di Indonesia, ia telah menulis 160-an buku tentang Meditasi, memperkenalkan 365-an teknik meditasi yang disesuaikan dengan kebutuhan manusia modern Indonesia, memperkenalkan program Neo Self Empowerment – Seni Memberdaya Diri, melakukan rutin kegiatan bhakti sosial, pengobatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Ciri khas meditasi yang diperkenalkan di Yayasan Anand Ashram adalah berdasarkan ‘konsep’ No Mind – tidak memperkuat kinerja gugusan pikiran atau emosi. Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan membaca tulisan ringkas di bawah ini, yang kita kutip dari berbagai sumber.

 

LAHIR DI SOLO

Anand Krishna adalah warga negara Indonesia keturunan India kelahiran Solo, Jawa Tengah – Indonesia, pada 1 September 1956. Pendidikan dasarnya Ia peroleh di Lucknow, India Utara. Sejak usia sangat muda, melalui ayahnya, Ia sudah berkenalan dengan ajaran Sufi yang ditulis oleh Shah Abdul Latief, seorang mistik sufi yang sangat ia kagumi. Di samping itu, Ia juga merupakan murid termuda Sheikh Baba, mistik sufi yang sehari-harinya sebagai penjual es balok.

 

Dari Pasific Southhern University di Amerika Serikat,

dia mengantongi gelar MBA, dan kemudian berkutat dalam dunia bisnis modern di sejumlah perusahaan besar di Indonesia.

 

“Dunia Kebatinan”

rupanya lebih menggairahkan untuk diselami sepenuh waktu hidupnya, setelah secara misterius sembuh dari penyakit leukemia. Untuk itu Ia mendirikan padepokan yang Ia beri nama Anand Ashram (berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2006), sebagai tempat berkumpul bersama orang-orang yang tertarik untuk melakukan “olahrohani”. Saat ini Anand Ashram memiliki beberapa Center: Jakarta, Joglosemar, dan Bali serta puluhan sayap organisasi yang tersebar di seluruh tanah air, dan beberapa perwakilan di luar negeri.

 

Lebih dari 100.000 peserta

dari puluhan negara pernah mengikuti program Meditasi, Yoga, pelatihan Sufi, Zen, Tao dan lain sebagainya, di bawah bimbingannya langsung. Dan lebih banyak lagi yang telah mengikuti program di bawah bimbingan “para sahabatnya” yang dipercaya untuk itu.

foto bapak2

Hingga kini sudah sekitar 160-an lebih judul buku sudah dihasilkan. Hampir 1.000.000 bukunya sudah beredar di masyarakat dan memberi inspirasi kepada pembaca Indonesia. Puluhan juta orang pernah mengikuti ceramahnya. Mereka tersebar di setiap benua. Selain televisi/radio nasional/regional maupun internasional seperti CNN, Al-Jazeera, BBC, ABC, dan sebagainya., kurang lebih 100 media cetak/on-line pernah meliput Anand Krishna maupun kegiatannya, seperti The Jakarta Post, The Bali Times, The New Zealand Herald, The Hindustan Time, Tamil Murasu, Kompas, Suara Pembaruan, Media Indonesia, Femina, dan Dewi.

foto Bapak3

Anand Krishna yang menyakini bahwa pendidikan adalah proses sepanjang usia meraih gelar Ph.D dalam bidang Comparative Religion dari University of Sedona (USA) pada tahun 2011 dengan desertasi mengenai Transpersonal Way of Action yang telah dibukukan dengan judul Karma Yoga bagi Orang Modern.

Membaca karya-karyanya akan sangat membantu kita

melihat kehidupan dari sudut pandang yang lebih luas. Dan Program-program yang diselenggarakan Yayasan Anand Ashram menyangkut Kesehatan Holistik juga akan membantu kita mengenali Diri Sendiri lebih akrab dan dalam. siapa lagi yang mesti mengenali diri sendiri jika bukan kita? 

Untuk informasi lainnya, silahkan mengunjungi www.anandkrishna.org, atau www.aumkar.org  dan belasan link lainnya yang ada pada halaman tersebut.

 

Pemberdayaan Diri dengan Meditasi dan Yoga