NOVEL JAYANTAKA

N1

Jayantaka harus bertemu dengan seorang Guru Sufi Misterius. Dan proses penggemblengan pun terjadi. Ia tersedot ke dalam perang tanding antara kerajaan Nagur (Suku Simalungun) dengan Samudera Pasai yang masih berkerabat.

Takdirnya belum tunai jika belum menyerahkan benda pusaka Tatar Sunda ke kerajaan Matahari Timur.

 

Untuk Pembelian Novel Sejarah Bisa Menghubungi:

Marsaulina Pandiangan: 08129855181  

David: 081384527122

NOVEL SRIWIJAYA

N2

Tidak mudah menjadi bagian keluarga Lingkar Laksman. Wira puak Melayu ini telah bersumpah senantiasa melindungi wangsa Syailendra. Sementara tugas kemaharajaan Sriwijaya melayani 108 kadatuan Banjaran Nagara sungguh penuh resiko. Setiap tindakan selalu menuai reaksi positif dan negatif. Beruntung mereka dibimbing seorang Resi dan memiliki mandala penopang agar bisa tetap berjaya – sepanjang diindahkan! Rupanya dendam tujuh turunan keluarga Kandra Kayet masih terus membayangi keluarga Tandrun Luah (Lingkar Laksman). Tak ada pilihan, penghukuman mesti dituntaskan.

Untuk Pembelian Novel Sejarah Bisa Menghubungi:

Marsaulina Pandiangan: 08129855181  

David: 081384527122

 



Yayasan Anand Ashram: Lewat Yoga, Semai Kedamaian dan Cinta Kasih

Rabu, 14 Januari 2015
sumber:Kabarnusa.com
yayasan-anand-ashram-ubud-bali

Yayasan Anand Ashram di Ubud, Bali: Lewat Yoga, Semai Kedamaian dan Cinta Kasih

Kabarnusa.com

– Menandai 25 tahun kiprahnya di masyarakat Yayasan Anand Ashram menggelar beberapa rangkaian kegiatan edukasi dan sosial di beberapa kota seperti Jakarta, Ciawi, Yogyakarta,  Kuta, maupun Ubud-Bali.

 

Kegiatan dimulai awal Januari itu, juga untuk mempromosikan nilai-nilai universal berdasarkan pada Kedamaian dalam diri (InnerPEACE), Cinta Kasih terhadap sesama (CommunalLOVE) dan Harmoni (GlobalHARMONY) di berbagai daerah di Indonesia.

 

“Upaya ini terus dilakukan komunitas ini secara konsisten sehingga terciptanya masyarakat dunia yang hidup harmonis bersama dalam Satu Bumi Satu Langit Satu Kemanusiaan (One Earth One Sky One Humankind),” ujar Ketua Yayasan, Wayan Sayoga dalam rilisnya kepada Kabarnusa.com, Rabu (14/1/2015)

Wadah yang didirikan oleh Spiritualis Lintas Agama Anand Krishna ini

akan merayakan Hari Jadi-nya yang ke-25, lewat aksi : Donor Darah (3/1), EXPO Meditasi, Yoga dan Penyembuhan (10/1), Parade Resensi Buku Budaya tingkat SMU (10/1), Pengobatan Medis Gratis (11/1).

 

Juga, Perayaan Hari Jadi yang disi dengan kegiatan seni budaya yang rencananya akan dihadiri oleh beberapa tokoh seperti Romo Frans Magnis Suseno, Ibu Musdah Mulia, Prof Muhammad AS Hikam.

 

Rangkaian kegiatan-kegiatan ini menandai periode 25 years of Living and Promoting the Universal Values of Inner Peace, Communal Love, and Global Harmony.

Sebagai Pusat Pelatihan Pemberdayaan Diri

(Self Empowerment) dan Pengembangan Diri (Self Development), Yayasan Anand Ashram telah membantu ribuan peserta melalui teknik-teknik meditasi dan yoga.

 

Meditasi dan yoga sebagai sarana yang efektif dan praktis dalam mengatasi problem kesehatan dan masalah-masalah stres yang kerap mengganggu rutinitas kehidupan.

 

“Dengan mempraktekkan meditasi dan yoga secara rutin,  ribuan peserta mendapatkan manfaat maksimal, yakni kesehatan holistik, sebagai menjadi modal dalam mengatasi masalah-masalah yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari, “ tutur Sayoga.

 

Pelatihan Pemberdayaan Diri Anand Ashram juga telah dinikmati berbagai kalangan secara gratis, seperti para guru, pegawai negeri sipil, aparat TNI dan Polisi, orang tua murid, pelajar, korban bencana alam, korban narkoba, para warga binaan di lembaga-lembaga pemasyarakatan, dll.

Program-program pelatihan diri ini diberikan

secara gratis sebagai sumbangsih dan bakti sosial Yayasan bagi bangsa dan dunia tanpa membedakan latar belakang agama, suku, etnis, latar belakang pendidikan dan status sosial seseorang.

 

Semua itu, dilakukan karena pihaknya ingin berbagi manfaat kepada masyarakat luas, yang telah kami lakukan sejak 25 tahun berdirinya komunitas.

 

“Setiap orang di dunia dapat merasakan diri mereka dalam damai dan cinta kasih, serta hidup bersama dalam satu bumi dibawah satu langit sebagai satu keluarga besar umat manusia. One Earth One Sky One Humankind,” tutupnya. (rma)

 

sumber:

http://www.kabarnusa.com/2015/01/lewat-yoga-semai-kedamaian-dan-cinta.html

 

———————————————————————————————————————————————-